Cara Konversi Server Fisik ke Proxmox

  • Posted on: 28 August 2017
  • By: webadmin

Pemakaian banyak Server Fisik untuk fungsi yang berbeda saat ini sudah tidak diperlukan sejak berkembangnya teknologi Virtualisasi. Terlebih lagi Proxmox VE memanjakan pengguna dengan Web UI, sehingga cukup memakai GUI saja. Misalnya anda mempunyai Server Fisik Web Server, File Server dan Database Server, ketiga server ini akan dikonversi menjadi VPS di Proxmox. Caranya sangat mudah, yaitu:

  1. Boot Server Fisik dengan Clonezilla (http://clonezilla.org/). Buat image dari Server Fisik dengan Clonezilla
  2. Misal Server Fisik anda memakai 300 GB, maka buatlah VM dengan ukuran yang cukup misalnya 500 GB
  3. Boot VM dengan Clonezilla dan restore Image tsb ke VM
  4. Jika langkah #3, maka Start VM tersebut.

PENTING:

Agar proses migrasi lancar maka Setting di Server Fisik sebaiknya anda set default, antara lain:

  1. Display: pakai VGA/SVGA dengan ukuran secukupnya, misalnya 800x600 atau 1024x768
  2. Driver Storage: gunakan IDE saja. Jika tidak ada driver IDE maka pakai SATA,
  3. Gunakan driver NIC yang didukung Proxmox secara default, yaitu: Intel e1000 atau Realtek
  4. Setting theme gunakan yg default saja
  5. Swap Memory di set "none" alias tidak dipakai. Jika diperlukan maka Swap Memory ini dapat anda create lagi setelah VM aktif
  6. Unintsall aplikasi yang tidak diperlukan
  7. Uninstall driver yang tidak diperlukan
  8. Pindahkan file Backup ke storage lain, misalnya external HDD/SSD. Sehingga kapasitas yang akan dimigrasi sekecil mungkin
  9. Bersihkan Windows dengan CCleaner (https://www.piriform.com/) sehingga file-file yang tidak penting dapat dihapus dan resgistry Windows dibersihkan

Semoga bermanfaat.

Tags: